Telp: 021-82636544

Jenis dan Fungsi dari Kabel UTP

Sesuai judul di atas, kali ini kami akan membahas tentang jenis dan fungsi dari kabel UTP yang mungkin sering kamu dengar pada jaringan komputer. Singkatan dari kabel UTP kepanjangan dari Unshielded Twisted Pair yaitu kabel yang sering digunakan dalam jaringan komputer maupun industri telekomunikasi. Kabel ini dapat mendukung konektivitas berbagai macam perangkat yang umumnya digunakan pada LAN.

Kabel UTP juga biasanya menjadi salah satu perangkat keras atau hardware yang berfungsi sebagai penghubung data dalam jaringan. Komposisi dalam kabel UTP yaitu konduktor yang membentuk sirkuit tunggal dan diputar satu sama lain untuk menghindari gangguan elektromagnetik. Nah, kabel ini ternyata memiliki berbagai macam jenis dan fungsi sehingga pada artikel ini akan membahas tentang jenis-jenis kabel UTP dan fungsinya sebagai berikut!

jenis dan fungsi kabel UTP

Jenis dan Fungsi dari Kabel UTP

Sebelum membahas lebih jauh tentang jenis dan fungsi dari kabel UTP, alangkah baiknya jika kita membahas tentang pengertiannya terlebih dahulu. Pengertian kabel UTP yaitu sebuah kabel yang sering digunakan dalam jaringan komputer dan dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan pembagian warna yang unik. Kabel-kabel tersebut dililitkan dan disusun berpasangan dan memiliki fungsi untuk mengurangi induksi maupun kebocoran kabel.

Secara umum, fungsi kabel UTP yaitu menghubungkan komputer dengan komputer lainnya melalui perangkat jaringan. Namun, kabel ini juga lebih sering dimanfaatkan untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan lain seperti router atau switch. Kabel UTP memiliki harga lebih terjangkau dibanding serat optik dan kabel coaxial. Berikut ini kami sudah merangkum informasi lengkap tentang jenis dan fungsi dari kabel UTP:

Fungsi Kabel UTP Berdasarkan Warna Lilitan Kabel

Fungsi kabel UTP memang sering digunakan pada jaringan LAN atau Local Area Network dengan impedansi kurang lebih 100 ohm. Oleh karena itu, kabel ini dapat dibagi berdasarkan warnanya yang menunjukkan kemampuan sebagai penghantar data dalam jaringan. Sudah disebutkan sebelumnya bahwa terdapat 8 buah kabel dengan warna unik, kabel-kabel ini memiliki perannya masing-masing sebagai berikut:

  1. Fungsi kabel UTP biru berperan sebagai penghantar suara
  2. Fungsi kabel UTP putih dan biru berperan sebagai penghantar suara
  3. Fungsi kabel UTP jingga berperan sebagai penghantar data
  4. Fungsi kabel UTP putih dan jingga berperan sebagai penghantar data
  5. Fungsi kabel UTP coklat berperan sebagai penghantar tegangan DC
  6. Fungsi kabel UTP putih dan coklat berperan sebagai penghantar tegangan DC
  7. Fungsi kabel UTP hijau berperan sebagai penghantar  data
  8. Fungsi kabel UTP putih dan hijau berperan sebagai penghantar data

Sebagai tambahan, fungsi kabel UTP lainnya yaitu menghubungkan perangkat komputer dengan perangkat komputer lainnya dengan menyusun kabel UTP secara crossover dengan alur susunan yang telah ditentukan. Selain itu, kabel UTP juga berfungsi sebagai penghubung antara komputer dengan hub atau switch sehingga kabel ini berfungsi untuk menghubungkan lebih dari dua host pada perangkat lainnya (tidak selalu komputer).

Kamu juga bisa menggunakan kabel UTP sebagai perantara untuk menghubungkan router dan hub dengan menyusun kabel secara straight through. Nah, kabel ini juga bisa digunakan untuk memperpanjang jarak antara USB port dengan USB connector untuk menyiasati harga kabel USB extender yang lumayan mahal.

Terakhir, kamu juga bisa menggunakan kabel UTP sebagai extender kabel printer untuk memperpanjang jarak kabel printer agar bisa terhubung dengan perangkat komputer atau laptop. Caranya, kamu hanya perlu menyesuaikan jack dengan printer yang digunakan sehingga dapat meminimalisir pembelian extender kabel printer.

Jenis atau Macam-Macam Kabel UTP

Untuk membagi jenis atau macam-macam kabel UTP terdapat dua kategorisasi yang perlu diperhatikan yaitu berdasarkan urutan kabel dan berdasarkan standar TIA/EIA 568. Kategorisasi yang pertama yaitu berdasarkan urutan kabel yang terbagi menjadi tiga jenis kabel UTP yang sudah kami rangkum sebagai berikut:

1. Jenis Kabel UTP Cross Over

Jenis kabel UTP cross over memiliki urutan kabel yang disusun secara berbeda antar tiap ujung konektor. Sehingga, urutan kabel UTP crossover biasanya digunakan sebagai penghubung dua perangkat yang sama seperti antar router, antar komputer, antar switch, dan sebagainya. Adapun urutan kabel cross over antara konektor 1 dan konektor 2 sebagai berikut:

  • Putih jingga dipasangkan putih hijau
  • Jingga dipasangkan hijau
  • Putih hijau dipasangkan putih jingga
  • Biru dipasangkan biru
  • Putih biru dipasangkan putih biru
  • Hijau dipasangkan jingga
  • Putih coklat dipasangkan putih coklat
  • Coklat dipasangkan coklat

2. Jenis Kabel UTP Straight Through

Jenis kabel UTP straight through memiliki urutan kabel yang disusun secara sama antara ujung konektor sehingga jenis kabel ini digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda seperti router dengan switch, komputer dengan hub, atau komputer dengan switch. Adapun urutan kabel straight through antara konektor 1 dan konektor 2 sebagai berikut:

  • Putih jingga dipasangkan putih jingga
  • Jingga dipasangkan jingga
  • Putih hijau dipasangkan putih hijau
  • Biru dipasangkan biruPutih biru dipasangkan putih biruHijau dipasangkan hijauPutih coklat dipasangkan putih coklatCoklat dipasangkan coklat

3. Jenis Kabel UTP Roll Over

Jenis kabel UTP roll over memiliki urutan kabel yang disusun secara terbalik antar setiap konektor sehingga jenis kabel ini digunakan untuk menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda. Bisa dibilang, jenis kabel UTP roll over hampir sama dengan straight through tapi roll over cenderung menghubungkan perangkat yang memiliki konsol seperti switch dan proyektor. Adapun urutan kabel roll over antara konektor 1 dan konektor 2 sebagai berikut:

  • Putih jingga dipasangkan coklat
  • Jingga dipasangkan putih coklat
  • Putih hijau dipasangkan hijau
  • Biru dipasangkan putih biru
  • Putih biru dipasangkan biru
  • Hijau dipasangkan putih halus hijau
  • Putih coklat dipasangkan jingga
  • Coklat dipasangkan putih jingga.

Selanjutnya, kategorisasi yang kedua berdasarkan standar TIA/EIA 568 yang disebut sebagai CAT sehingga macam-macam kabel UTP ini menunjukkan kualitas transmisi data yang tersedia. Semakin cepat transmisi yang dilakukan maka semakin tinggi kategorinya dan hingga saat ini kabel UTP CAT5 dan CAT5e merupakan kabel UTP paling populer untuk jaringan LAN atau jaringan ethernet berikut ulasannya:

  1. CAT1 merupakan jenis kabel UTP kategori 1 yang memiliki kualitas transmisi paling rendah yaitu 1 MB sehingga hanya mendukung komunikasi suara analog saja
  2. CAT2 merupakan jenis kabel UTP kategori 2 yang memiliki kualitas transmisi mencapai 4 MB sehingga mendukung data dan komunikasi suara digital
  3. CAT3 merupakan jenis kabel UTP kategori 3 yang memiliki kualitas transmisi 10 MB sehingga mendukung komunikasi data dan suara digital
  4. CAT4 merupakan jenis kabel UTP kategori 4 yang memiliki kualitas transmisi 16 MB sehingga mendukung komunikasi data dan suara digital
  5. CAT5 merupakan jenis kabel UTP kategori 5 yang memiliki kualitas transmisi 100 MB sehingga mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini juga bisa mentransmisikan data hingga 1 GB dengan syarat kabel yang digunakan harus kurang dari 100 meter
  6. CAT5e merupakan jenis kabel UTP kategori 5e yang memiliki kualitas transmisi 1 GB pada kecepatan jaringan 10 sampai 1000 mhz sehingga mendukung penggunaan jaringan ethernet
  7. CAT6 merupakan jenis kabel UTP kategori 6 yang memiliki kualitas frekuensi komunikasi mencapai 500 mhz
  8. CAT7 merupakan jenis kabel UTP kategori 7 yang memiliki kualitas transmisi 10 GB pada frekuensi 600 mhz sehingga mendukung komunikasi data, suara digital dan jaringan internet.

Penutup

Demikian informasi yang bisa kami rangkum tentang jenis dan fungsi dari kabel UTP yang ternyata memiliki berbagai kelebihan antara lain mudah instalasi, harganya terjangkau, diameter kabel yang kecil dan cocok dengan konektor rj45 merk apapun, dan sudah banyak digunakan pada berbagai jaringan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu dalam dunia IT dan jaringan ya!